SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kasus aktof covid-19 di Kabupaten Sukamara terus mengalami, diketahui saat ini hanya tersisa tiga desa dan dua kelurahan yang masih dalam zona kuning. 

Berdasarkan data yang dikeluarkan Tim Gugus Covid-19 wilayah setempat pada tanggal 1 Oktober 2021, tidak adanya penambahan kasus positif, dan kasus aktif tersisa 17 orang.

"Alhamdulillah, untuk di Kabupaten Sukamara, beberapa wilayah kita yang sebelumnya zona kuning sekarang sudah berada di zona hijau," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara, Ari Junita.

Menurutnya, untuk kawasan yang masih dalam zona kuning saat ini tersisa di dua kecamatan saja, pertama Kecamatan Sukamara berada di Desa Natai Sedawak, Kelurahan Padang, Desa Pudu dan Kelurahan Mendawai. Kemudian di Kecamatan Permata Kecubung di Desa Natai Kondang.

"Untuk pasiennya di Kelurahan Mendawai 9 orang, Desa Natai Sedawak 1 orang, Desa Pudu 2 orang, Kelurahan Padang 2 orang dan Desa Natai Kondang 3 orang," tuturnya.

--page

Sebelumnya, Wabup Sukamara H Ahmadi mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah mengikuti vaksinasi covid-19, 

"Kita tetap harus menjalankan prokes, karena selain tetap harus menjaga diri juga masih dibutuhkan waktu bersama-sama bagi seluruh masyarakat untuk mencapai kekebalan kelompok," ujarnya.

Dia berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan baik dalam melakukan upaya 6M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta menghindari makan bersama-sama. (NORHASANAH)