SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bundaran Simpang Lunci di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Loka di harapkan kedepannya dapat menumbuhkan UMKM.

"Dengan dibangunnya bundaran ini, kedepan masyarakat bisa berekreasi disini untuk melepas lelahnya atau beristirahat," ucap Bupati Sukamara, Windu Subagio, Jumat, 1 Oktober 2021.

Dengan ramainya warga yang akan mengunjungi lokasi tersebut nantinya, diharapkan kawasan bundaran yang berada di pintu masuk kota bisa menumbuhkan UMKM.

"Di sini kita harapkan, tumbuh juga UMKM berupa pengusaha-pengusaha kuliner, sehingga pengunjung bisa menikmati makanan khas Sukamara," ucap Windu.

Dalam penataan bundaran tersebut, Pemerintah daerah mengusung konsep ruang terbuka hijau atau RTH, dimana dikawasan itu juga akan dibangun tempat joging track.

--page

"Wacananya ini kedepannya menjadi satu lokasi Ruang Terbuka Hijau, makannya kita tata nantinya dengan konsep menanam pohon, dan targetnya penataan ini selesai di tahun 2023, jadi masih ada pengerjaan di tahun 2022 dan 2023, " ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPR-Perkim) Sukamara, M Rizali mengatakan bahwa anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan bundaran tersebut mencapai Rp 1 Miliar lebih.

"Untuk anggaran yang disediakan tahun ini sekitar Rp 1 Miliar lebih," ungkap M Rizali.

Dengan anggaran tersebut, beberapa pengerjaan akan dilakukan, mulai dari penimbunan dan juga cor beton disekeliling bundaran.

"Ada beberapa kegiatan yang dikerjakan dalam pembangunan dan penataan kawasan bundaran ini, termasuk juga pemasangan paving," tukas Rizali. (NORHASANAH/B-7)