SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Fathul Bari, petugas keamanan di MTS PPKP, di Jalan Pelita Timur, Sampit, Kotawaringin Timur, memergoki seekor ular sedang melilit ayam peliharaannya, Jumat, 1 Oktober 2021. Ular yang berukuran cukup besar itu pun kabur dan melepaskan ayam yang tadinya nyaris ditelannya. 

"Saat ingin menuju ke kandang ayam miliknya, pelapor terkejut melihat seekor ular berukuran besar menggantung di atas kerangka atap bagian belakang ruang gudang sekolah dan melilit seekor ayam dan siap memangsanya," ungkap Purwondo, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, yang ke lokasi kejadian, Sabtu, 2 Oktober 2021. 

Mengetahui hal tersebut, Fathul mencoba menerangi dengan menggunakan lampu senter yang sudah dibawanya. Merasa terusik, ular tersebut melepaskan lilitan kemudian kabur ke atas plafon gudang sekolah. 

Karena terbatasnya kemampuan dan alat, Fathul pun meminta pertolongan petugas Disdamkarmat Kotim menangkap ular itu. Tak berapa lama kemudian, petugas datang. 

Setiba di lokasi, petugas meminta izin membongkar plafon ruang gudang sekolah yang terbuat dari bahan triplek. Setelah dilakukan pembongkaran, petugas langsung melakukan pencarian di dalam plafon ruang gudang. 

--page

"Tidak lama kemudian, kami menemukan seekor sanca batik atau Malayopython reticulatus berada di sudut ruang gudang sekolah," tambah Muhammad Marjuki, petugas lainnya.

Upaya petugas sempat terkendala lokasi penangkapan ular yang sulit. Sebab sudut ruangan terlalu sempit. Bahkan ular tersebut sempat kabur melalui celah atap dan masuk ke semak belukar di belakang gudang sekolah. Namun berkat kegigihan petugas, ular sepanjang 4 meter itu langsung diamankan, dan pelapor pun merasa lega. (USAY NOR RAHMAD)/B-7