BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pelaksanaan simulasi Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas telah berjalan dengan lancar.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama tersebut merupakan asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numeris.
Juga literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survey karakter. Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas salah satu dari dua sasaran pelaksanaan AKMI di Kabupaten Kapuas jenjang Madrasah Aliyah telah mengikuti kegiatan simulasi AKMI selama dua hari, diakhir Bulan September 2021 lalu.
Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi berharap pelaksanaan AKMI selanjutnya dapat berjalan lancar, baik pada fasilitas yang digunakan maupun kemampuan peserta didik dalam menjawab soal-soal asesmen.
--page
“Kami akan berusaha memfasilitasi kegiatan AKMI ini dengan maksimal agar terlaksana dengan lancar. Bagi peserta didik agar senantiasa menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan banyak membaca dan latihan mengerjakan soal-soal asesmen," katanya, Minggu, 3 Oktober 2021.
AKMI yang dilaksanakan di MAN Kapuas merupakan agenda perdana, dengan harapan bisa menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan Madrasah Mandiri Berprestasi.
Sebelumnya, Bambang Irwandi salah satu pengawas ruangan menuturkan pelaksanaan simulasi AKMI di MAN Kapuas berjalan lancar walaupun ada sedikit kendala.
“Alhamdulillah simulasi AKMI yang dilaksanakan di MAN Kapuas secara online berjalan lancar meskipun ada sedikit kendala akan tetapi segera bisa diatasi," ucapnya.
Kendala tersebut di antaranya terputusnya jaringan internet dan kurangnya pemahaman peserta didik tentang pengaturan di Handphone Android.
“Peserta didik yang mengikuti AKMI berasal dari kelas XI dengan jumlah 276 orang. Adapun sistem pelaksanaan AKMI kami bagi menjadi 2 sesi dilaksanakan di ruang kelas masing-masing dengan menggunakan android, bagi yang bermasalah dijaringan maka kami arahkan untuk masuk ke ruang lab. komputer untuk kelancaran jaringan internet," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









