BORNEONEWS, Sampit - Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Sampit, Siti Hadijah, menyebutkan penggunaan media sosial bisa saja bebas. Namun dalam praktiknya, diperlukan etika agar tetap aman.
"Perlu ditegaskan bahwa kebebasan tersebut bukanlah kebebasan mutlak tanpa batas dan etika," kata Hadijah, Minggu, 3 Oktober 2021.
Dia pun menyebutkan, ada beberapa dampak positif penggunaan media sosial. Salah satunya untuk menghimpun keluarga, saudara, kerabat yang tersebar. Media sosial dapat berperan untuk mempertemukan kembali kerabat yang jauh dan sudah lama tidak bertemu.
"Dan juga sebagai media penyebaran informasi. Informasi terkini sangat mudah menyebar melalui media sosial, hanya dalam beberapa menit setelah kejadian, kita bisa menerima informasi tersebut," ungkapnya.
Selain itu, media sosial juga dapat memperluas jaringan pertemanan. Berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum dikenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.
--page
"Situs jejaring sosial membuat kita menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati . Kemudian sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial, belajar cara beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan," tegasnya.
Media sosial juga dapar dimanfaatkan sebagai media promosi dalam bisnis. Pengusaha kecil dapat mempromosikan produk dan jasanya tanpa mengeluarkan banyak biaya.
"Sehingga jika digunakan dengan benar, media sosial dapat memberikan banyak manfaat untuk kita. Sehingga perlu dipahami penggunaannya dengan baik dan benar serta tetap memperhatikan etika," pungkasnya.(USAY NOR RAHMAD/B-7)









