PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan rilis data dari BPS Kalteng frekuensi penerbangan selama Agustus 2021 mengalami penurunan 15,94 persen dibanding Juli 2021 dari 621 penerbangan menjadi 522 penerbangan.

"Frekuensi penerbangan selama Agustus 2021 juga lebih rendah dibanding dengan frekuensi penerbangan pada bulan yang sama di 2019 dan 2020," Jelas Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro Senin, 4 Oktober 2021.

Tapi penurunan frekuensi penerbangan pada Agustus 2021 tidak sejalan dengan jumlah penumpang dan volume arus barang.

Jumlah penumpang malah mengalami kenaikan 30,80 persen dari 16.292 orang pada Juli 2021 menjadi 21.310 orang di Agustus 2021.

Kenaikan ini terjadi berasal dari jumlah penumpang yang berangkat naik 93,58 persen dan jumlah penumpang yang datang turun 5,21 persen.

--page

Sementara itu volume arus barang mengalami kenaikan 4,01 persen dan volume bongkar barang naik 1,51 persen serta volume muat barang juga naik 15,68 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya, frekuensi penerbangan pada Agustus 2021 juga mengalami penurunan 30,86 persen, yaitu dari 755 penerbangan menjadi 522 penerbangan.

Penurunan ini diikuti oleh berkurangnya jumlah penumpang yang diangkut. Jumlah penumpang turun 58,19 persen, tetapi volume arus barang naik 29,95 persen.

Jumlah penumpang angkutan udara selama Agustus 2021 mencapai 21.310 orang naik  30,80 persen jika dibanding dengan bulan sebelumnya yang hanya 16.292 orang.

Kenaikan jumlah penumpang itu terjadi di dua bandara utama yaitu Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya 79,21 persen dari 8.188 menjadi 14.674 orang dan Bandara H. Asan Kotawaringin Timur 1,38 persen dari 1.158 menjadi 1.174 orang.

--page

Sedangkan di Bandara Iskandar, Kotawaringin Barat mengalami penurunan 19,78 persen dari 6.699 menjadi 5.374 orang.

Untuk konsentrasi penumpang masih didominasi oleh Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya 68,86 persen diikuti oleh Bandara Iskandar Kotawaringin Barat 25,22 persen, dan Bandara H. Asan Kotawaringin Timur 5,51 persen.

Kemudian volume arus barang yang mencapai 1.089 ton terdistribusi melalui Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya 89,44 persen, Bandara Iskandar Kotawaringin Barat 9,27 persen, dan Bandara H. Asan Kotawaringin Timur 1,29 persen. (DONNY D/B-6)