BORNEONEWS, Sampit - Pelaku penganiayaan dan percobaan perampokan di Jalan Ir Soekarno, Lingkar Utara, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur ternyata sempat tinggal di gudang milik mertua korban.
Pelaku berinisial AK, sedangkan korbannya Agus Setiawan. Keduanya sudah berteman sejak 2017 dan pelaku memang sering tinggal di gudang milik mertua korban.
"Pelaku merupakan sopir truk, dan saat di Sampit sering tinggal di gudang mertua korban," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin, 04 Oktober 2021.
Pelaku sudah berniat ingin menguasai barang berharga korban. Dengan cara meminta bantuan korban untuk mengantarnya ke Jalan Lingkar Utara, dengan alasan ingin bertemu temannya.
Sehingga korban mengantarkan pelaku menggunakan mobil. Sesampainya di Jalan Lingkar Utara, AK minta berhenti untuk menunggu temannya. , s
--page
Namun saat itu pelaku sudah menyiapkan parang, dan itu tidak diketahui korban, sehingga saat berhenti dan korban jongkok di tepi jalan, pelaku langsung membacok korban.
Saat itu, korban sempat melawan, namun karena sudah mengalami luka-luka, sehingga ia sempat terjatuh. Saat itulah pelaku langsung lari menuju mobil korban.
Namun tidak bisa membuka pintunya, karena korban sempat mengunci mobil sebelum kasus itu terjadi. Sehingga pelaku langsung kabur.
Pelaku melakukan aksinya, Sabtu 28 Agustus 2021 dan baru ditangkap Minggu 03 Oktober 2021. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)









