BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Natalia mendorong setiap koperasi di Kalimantan Tengah agar bertransformasi untuk bisa tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Koperasi harus bisa beradaptasi dan menerapkan transformasi dengan memanfaatkan akses teknologi atau digitalisasi supaya tidak tertinggal oleh kemajuan zaman.
"Ada tiga poin penting yang harus dikuasai, yakni teknologi, kesiapan program dan proses yang benar, serta kesiapan SDM," ujarnya, Selasa, 5 Oktober 2021.
Disebutkan, bila semua point tersebut telah dikuasai, maka akan mempermudah pihak koperasi untuk bertransformasi.
Tapi transformasi koperasi tersebut tidak hanya dapat dilakukan dengan hanya mengaplikasikan software terbaru saja, namun juga perlu adanya pembaruan pada model bisnis, manajemen, dan pelayanannya.
--page
Konsep utama dalam industri 4.0 adalah membangun informasi sosial. Teknologi tetap terhubung dengan kehidupan keseharian masyarakat.
Oleh karenanya perlu adanya pembenahan pada pola pikir masyarakat terhadap koperasi dan bagaimana agar model bisnis koperasi tersebut dapat berjalan dengan baik, melalui koperasi yang bisa beradaptasi dan bertransformasi menjadi lebih modern dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dia berharap ke depan koperasi bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk berbelanja serta bisa juga berkompetisi maupun mengimbangi dengan retail yang ada saat ini.
“Sejauh ini, sudah ada beberapa koperasi di Indonesia yang telah mulai bertransformasi, khususnya koperasi yang didanai oleh perusahaan swasta. Saya harap di Kalteng juga bisa menerapkan hal itu," imbuhnya. (DONNY D/B-6)









