BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Pangkalan Bun atau bisa dipanggil BPJAMSOSTEK, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), telah meresmikan Pasar Sungai Bulin sebagai Pilot Project Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Pencanangan ini bersamaan dengan diresmikannya Pasar Sungai Bulin, sekaligus rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Barat ke 62 oleh Bupati Kobar Nurhidayah didampingi Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Rini Suryani, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, I Nyoman Hary Sujana bersama jajarannya, serta unsur OPD lainnya, Selasa 5 Oktober 2021.
Rini Suryani menyampaikan berperan dalam rangka mendukung peresmian Pasar Sungai Bulin, sebagai Pilot Project Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ditandai dengan seluruh pedagang di Pasar Sungai Bulin telah dilindungi Program BPJAMSOSTEK.
"Pedagang disini mendapat perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Misal ada kecelakaan kerja, pada saat pedagang berangkat maupun pulang berdagang atau saat menjalankan aktifitas berdagang, maka bila terjadi suatu risiko, hal tersebut sudah masuk dalam perlindungan BPJAMSOSTEK." ujarnya.
Ia mengungkapkan jika dari 22 Pasar yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat baru satu pasar yang dibentuk menjadi Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
--page
Rini berharap semoga dengan kegiatan pembentukan Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kobar tersebut, bisa menjadi contoh bagi pasar yang lain sehingga bisa mengikuti progam BPJAMSOSTEK.
"Tentu dalam mewujudkan Pasar Sadar ini kita tidak bisa berdiri sendiri, sehingga kita menggandeng pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kobar," tuturnya.
Program ini merupakan program pemerintah, bagaimana memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat pekerja. Sekaligus, sebagai bentuk implementasi Perbup No 14 Tahun 2021.
Dalam kesempatan yang sama juga diserahkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja meninggal dunia dan Jaminan Hari Tua kepada ahli waris guru honorer SDN Pangkut sebesar 70 juta serta diserahkan juga manfaat Program Jaminan Kematian sebesar 42 juta kepada ahli waris Alm Supardi Warung Nasi Uduk Barokah.
I Nyoman Hary Sujana mengapresiasi dukungan penuh terhadap Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat.
--page
“Kami ucapkan terimakasih atas sinergi dan kerjasama solid yang telah terjalin antara BPJAMSOSTEK dan Pemkab Kobar. Peresmian Pasar Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sungai Bulin ini merupakan buah kerjasama apik antara BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat,” tuturnya.
”Semoga manfaat program yang diserahkan kepada keluarga almarhum Bapak Supardi dan almarhumah Ririn Hertanti dapat sedikit meringankan keluarga yang ditinggalkan, amin.” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kobar Nurhidayah pun menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun. Sehingga, para pedagang pasar memiliki jaminan keselamatan kerja.
"Kita tahu bahwa manfaat dari keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, tidak hanya dirasakan bagi pekerja, tetapi juga sampai anaknya. Dimana kita lihat tadi terjadi musibah kecelakaan kerja, serta ada anaknya yang mendapat beasiswa sampai perguruan tinggi," jelasnya.
Nurhidayah juga mengungkapkan jika pihaknya sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. Tenaga kontrak daerah itu semua diprogramkan untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan.
"Mudah - mudahan, jaminan kerjasama ini selalu terjalin dengan baik dan yang masih belum dapat dibicarakan lebih lanjut," tuturnya.
Pasar Sungai Bulin yang baru saja diresmikan oleh Bupati Kobar Nurhidayah memiliki lapak sebanyak 84 lapak 6 kios. (DANANG/B-6)









