BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banjir akibat luapan air Sungai Arut, di wilayah Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak berlangsung lama. Dikabarkan bahwa saat ini, banjir sudah mulai surut, Rabu, 6 Oktober 2021.
Danramil 1014-04/Aruta Lettu Czi M.Yunus mengatakan, jika banjir yang terjadi dua hari yang lalu telah surut. Memang, debit air Sungai Arut sempat alami kenaikan dan air sempat genangi rumah warga terutama yang berada di pinggiran sungai Arut dan juga banjir sempat genangi jalan pemukiman.
"Beberapa desa yang kemarin terdampak banjir sudah mulai surut, kecuali di Kelurahan Pangkut, ini air masih genangi sejumlah rumah warga, mudah - mudahan malam ini tidak hujan sehingga air tidak naik lagi," kata M Yunus saat dikonfirmasi Borneonews.
Lanjutnya, guna mengantisipasi terjadinya banjir, Danramil Aruta menerjunkan personelnya untuk terus melakukan pemantauan di wilayah bianannya. Serta selalu mengimbau pada warga agar selalu waspada.
"Kita selalu siagakan personel untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan," ungkapnya.
--page
Diberitakan sebelumnya, banjir kembali mengancam rumah warga yang ada di wilayah Kecamatan Arut Utara. Sebab, ketinggian air Sungai Arut di bagian hulu naik, lantaran hujan deras dalam beberapa hari ini mengguyur Kecamatan Aruta, selain itu juga akibat air kiriman dari Rantau Pulut, Seruyan. (DANANG/B-5)









