BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mendata, saat ini ada 5 kecamatan di kabupaten itu kembali mengalami banjir. Dari lima kecamatan tersebut, 35 desa dengan total 1.256 rumah terdampak.
Kepala BPBD Kotim, Rihel menyebut, lokasi banjir di 5 kecamatan itu masih berada di wilayah hulu. Lima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Mentaya Hulu, Telaga Antang, Tualan Hulu, Bukit Santuai, dan Antang Kalang.
"Perkembangan harian banjir, ketinggian banjir bervariasi mulai dari 25 sentimeter hingga 105 sentimeter dari permukaan jalan. Kami juga telah menurunkan tim ke sejumlah lokasi banjir," kata Rihel, Rabu, 6 Oktober 2021.
Seperti diketahui, banjir di wilayah utara kabupaten itu sebelumnya telah surut. Namun, hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kotim akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah kebanjiran.
Muncul kekhawatiran bagi masyarakat sekitar wilayah banjir, air berpotensi akan kembali naik. Itu bisa terjadi bila intensitas hujan tak kunjung berkurang dalam beberapa hari ini.
--page
Seperti yang dikhawatirkan Camat Mentaya Hulu, Asyari. Ia mengatakan, saat ini ketinggian air banjir mencapai 50 sentimeter. Namun menurut Asyari, ada kemungkinan air banjir kembali naik lagi.
"Kalau cuaca hujan terus, tidak menutup kemungkinan kembali naik. Semoga saja tidak," kata Asyari. (USAY NOR RAHMAD/B-7)









