KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas telah melakukan panen padi hasil tanaman warga binaan atau narapidana (Napi) dalam rangka program pembinaan kemandirian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

Hasil dari pelaksanaan program kegiatan tersebut adalah 40 karung padi dari Handil Gaben, Kecamatan Pulau Petak, yang dipanen warga binaan permasyarakat

"Kegiatan bercocok tanam padi adalah lanjutan program pilar project Lapas Minimum Security di tahun 2020, walaupun project itu tidak berlanjut di tahun ini namun masih menghasilkan dan semakin meningkat dari musim tanam sebelumnya," kata Kepala Rutan Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto, Sabtu 9 Oktober 2021.

Dia berharap melalui program ini juga mendukung program ketahanan pemerintah, sekaligus memberikan pembinaan kepada para warga binaan permsyarakatan.

Selain bercocok tanam padi sebagai program penunjang Food Estate Prison , Rutan Kuala Kapuas memiliki beragam program life skill seperti Laundry, perikanan, peternakan, dan kerajinan tangan (handy craft) yang langsung dikelola oleh warga binaan, serta di awasi oleh petugas Rutan.

--page

“Dengan adanya program pembinaan tersebut diharapkan warga binaan memiliki keterampilan yang dapat aplikasikan dan bisa jadi contoh kepada masyarakat dengan bekal keterampilan yang dimiliki,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)