BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Percepatan vaksinasi terus digenjot oleh pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam rangka membentuk kekebalan komunal untuk pengendalian pandemi Covid-19. Bahkan, saat ini tercatat sudah 93 ribu lebih orang di Kobar menerima vaksin dosis pertama.
Update terkini Vaksinasi Covid-19 di Kobar, Sabtu 9 Oktober 2021, diketahui bahwa dari jumlah sasaran vaksinasi 203.286 orang, yang menerima dosis 1 telah mencapai 93.270 orang atau 45,881 persen.
"Sementara dosis 2 mencapai 47.196 orang atau setara 23.127 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 Kobar yang diketuai langsung oleh Bupati Kobar, Nurhidayah.
Jumlah sasaran terdiri dari SDM Kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang.
Dalam data disampaikan sasaran untuk SDM dari 1.725 yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 2.575 atau 149,28 persen untuk dosis 2, sebanyak 2.470 atau 143,19 persen. "Untuk dosis 3 atau boster sebanyak 1.781 orang atau 103,25 persen," isi rilisnya.
--page
Selanjutnya lansia di Kobar dari jumlah sasaran 13.597 orang, yang telah mendapat vaksin dosis 1 sebanyak 6.372 atau 46,86 persen dan dosis 2 sebanyak 4.741 orang atau 34,87 persen.
Kemudian pelayanan publik di Kobar dari jumlah sasaran 23.407 orang yang sudah disuntik vaksin dosis 1 sebanyak 22.329 orang atau 95,39 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 17.978 orang atau 76,81 persen.
Kemudian juga disampaikan sasaran vaksin untuk masyarakat umum atau rentan dengan sasaran 138.344 orang, yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 60.604 orang atau 43,81 persen dan dosis 2 sebanyak 21.535 orang atau 15,57 persen.
"Sementara sasaran untuk remaja dari jumlah sasaran 26.213 orang yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 1.364 orang atau 5,20 persen dan dosis 2 sebanyak 462 orang atau 1,762 persen," tuturnya.
Bupati Kobar Nurhidayah dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan dan mengajak masyarakat agar tidak takut untuk vaksin. Kemudian bagi yang sudah vaksin agar tetap agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Percepatan vaksinasi hingga saat ini terus didorong, agar Herd Imunity segera tercapai. Masyarakat yang belum vaksin segera mendaftar; jangan takut di vaksin. Kemudian yang sudah vaksin tetap jaga prokes," pungkasnya. (DANANG/B-6)









