PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang remaja berusia 19 tahun, ditemukan tewas tenggelam saat mandi di galian lokasi perkebunan kelapa sawit, Desa Pasir Panjang RT 01, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu sore, 10 Oktober 2021.

Diduga remaja tersebut tidak pandai berenang, pasalnya saat mandi di galian, ia bersama dengan teman - temannya. Namun, pada saat ia bersama temannya menceburkan diri ke galian, ternyata korban tidak muncul kembali.

"Saat kita mandir, tiba - tiba teman teman teriak, kalau korban tidak muncul ke permukaan," kata Iwan Choirul Anam salah satu rekan korban.

Sebelum kejadian korban bersama kawanya sempat bermain sambil berkaraoke di rumahnya. Setelah itu sore harinya baru mandi di sungai galian lokasi perkebunan kelapa sawit di RT 01 Desa Pasir Panjang. Namun, nahas, awal mula niatnya hendak bermain, justru musibah itupun terjadi.

Iwan Choirul Anam menyampaikan, bahwa sempat mencoba memberikan pertolongan pada korban, namun karena didalam air kepalanya diinjak korban  dan semakin dalam. Merasa panik dan sudah hampir kehabisan napas, terpaksa korban dilepaskan.

--page

"Saat saya lepaskan, tangan saya memegang rumput dan sayapun menepi, namun korban semakin ke dalam dan saya ditolong kawan yang lainnya. Setelah dari situ, akhirnya meminta bantuan warga," ungkapnya.

Tim rescue Basarnas dan instansi terkait pun datang melakukan evakuasi. Korban pun ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dan tangisan keluarga korban pun pecah.

Usai ditemukan, jasad korban segera dievakuasi menggunakan mobil menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk keperluan visum. (DANANG/B-5)