BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Ary Dewar menekankan agar 2 manajemen perusahaan di sekitar Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur memerhatikan jalan usaha tani setempat.
Salah satunya, dengan memanfaatkan program kepedulian dari perusahaan itu untuk melakukan pemelihararaan terhadap jalan yang banyak dimanfaatkan juga oleh karyawan perkebunan tersebut.
“Di Desa Patai ada jalan usaha tani yang panjangnya kurang lebih 4 kilometer namun persoalannya kondisinya memprihatinkan, maka dari itu saya berharap kepada dunia usaha sekitar untuk menjadikan jalan itu sebagai objek dari CSR mereka,”kata Ary Dewar, Senin, 11 Oktober 2021.
Ary Dewar menyebutkan sangat wajar jika mereka menuntut agar jalan itu diprogramkan melalui CSR, karena memang masuk dalam wilayah dunia usaha perkebunan itu.
Di lain sisi, kata Ary memang sebuah bkewajiban dari dunia usaha untuk memperhatikan lingkungan sekitar investasinya.
--page
"Perusahaan jangan memberikan beban untuk pemerintah daerah untuk hal-hal yang seyogyanya bisa dibantu oleh CSR," tegas Ary Dewar.
Ia juga berharap agar perusahaan lainnya bisa memperhatikan desa-desa disekitarnya. Seperti kondisi jalan yang kerap menjadi persoalan klasik tersebut.
Dengan begitu maka iklim usaha yang kondusif akan tercipta ketika harmonisasi dengan masyarakat terbangun secara berkelanjutan. (NACO/B-7)









