BORNEONEWS, Sampit - Pertumbuhan investasi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih cukup menjanjikan meskipun perekonomian nasional mendapatkan tekanan akibat situasi pandemi Covid-19.
"Pertumbuhan investasi di Kotim saat ini masih sangat menjanjikan, bahkan pada 2020 pertambahan realisasi kegiatan penanaman modal di Kotim mencapai Rp 2 triliun lebih," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Fajrurrahman, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Pelaksanaan Penanaman Modal se-Kotim, Senin, 11 Oktober 2021.
Dirinya menjelaskan, kegiatan investasi memiliki peran penting dalam pembangunan nasional, sebagai salah satu sarana mewujudkan prioritas pembangunan nasional yang telah ditetapkan.
Sementara, bagi pemerintah daerah, kegiatan tersebut berfungsi sebagai sarana mewujudkan pemerataan pembangunan di daerah, dengan mengoptimalkan potensi khas di masing-masing wilayah.
Melihat situasi tersebut, tentunya menjadi modal yang cukup baik untuk mendorong percepatan pembangunan di Kotim. Demi terwujudnya daerah ini yang mandiri, maju, dan sejahtera.
--page
"Kotim juga masuk urutan kesebelas kabupaten dengan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan pelaksanaan percepatan berusaha, dari 412 kabupaten se-Indonesia," terang Fajrurrahman. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









