BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo mengatakan pembangunan kesehatan diselenggarakan atas asas perikemanusiaan, pemberdayaan, kemandirian, serta adil dan merata. Pembangunan sektor ini juga mengutamakan aspek manfaat utamanya bagi kelompok rentan seperti ibu, bayi, usia lanjut, serta keluarga tidak mampu.
“Puskesmas merupakan unit pelayan teknis dinas kesehatan kabupaten yang bertanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” kata Siswandoyo pada rapat evaluasi program kesehatan lingkungan puskesmas untuk pencegahan dan penanggulangan covid-19, di aula Setda Barito Utara lantai I, Senin, 11 Oktober 2021.
Siswandoyo mengatakan, kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, serta salah satu unsur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk.
“Lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efisiensi kerja maupun belajar,” kata dia.
Dia menambahkan, kesehatan adalah salah satu program puskesmas yang berupaya untuk menciptakan kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungan.
Selain itu juga, program kesehatan lingkungan adalah upaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan melalui upaya sanitasi dasar, pengawasan mutu lingkungan dan tempat-tempat umum.
--page
“Seperti pengendalian pencemaran lingkungan dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan keterpaduan pengelolaan lingkungan melalui analisis dampak lingkungan serta program stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” ungkapnya.(RAMADHANI/B-11)









