PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Remaja berinisial HM (19), yang tewas tenggelam di galian parit sungai kecil kawasan perkebunan sawit, Jalan Utama Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu, 10 Oktober 2021 sekitar pukul 16.10 WIB, ternyata tidak bisa berenang.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Arsel AKP Susilowati mengatakan hal itu diketahui berdasarkan keterangan rekan korban.

"Keterangan saksi, korban tenggelam karena tidak bisa berenang. Parit di sekitar kebun sawit itu memang cukup dalam," kata Susilowati, Senin, 11 Oktober 2021.

Adapun kronologis berawal saat korban dan dua rekannya berniat mandi di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Saat bercebur, korban tiba-tiba melambaikan tangannya meminta pertolongan.

Kemudian, kedua rekan korban berusaha menolong. Namun korban memberontak lantaran panik hingga tenggelam.

Rekannya ini berusaha mencari korban di dasar parit sekitar 5 menit. Namun, karena tidak juga ditemukan, akhirnya mereka meminta bantuan kepada warga sekitar.

--page

"Sekitar 10 - 15 menit kemudian, korban ditemukan di dasar parit sekitar 3 meter dari lokasi awal tenggelam dan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Selanjutnya diberikan pertolongan pertama oleh wrga, namun korban sudah tidak bernafas," ungkapnya. (DANANG/B-11)