PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Henry meminta pemerintah agar membuat terobosan supaya pemasaran kerajinan tangan lokal masyarakat bisa menembus pasar internasional.

Dia mengatakan, selama ini, permasalahan yang ditemui oleh perajin tangan lokal kebanyakannya dari segi pemasaran. Sebab, masih sulit untuk menembus pasar internasional.

"Kalau untuk pasar nasional masih bisa tembus. Tetapi, pasar internasional sulit. Ini yang harusnya dapat dipikirkan pemerintah supaya bisa dicarikan solusi untuk membantu masyarakat," ucapnya, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dia menjelaskan, saat ini, ekspor terbesar khususnya Kalteng masih didominasi dari hasil perkebunan ataupun pertambangan.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dapat mendorong peningkatan ekspor dari berbagai lini, salah satunya kerajinan tangan berkulitas yang diproduksi masyarakat lokal.

--page

"Karena kerajinan tangan berkualitas yang diproduksi masyarakat sangat menjanjikan. Jika potensi ini bisa dimaksimalkan hingga dekspor ke luar negeri, maka akan berpotensi pada peningkatan perekonomian masyarakat dan PAD," tuturnya. (DONNY D/B-7)