BORNEONEWS, Sampit - Aksi nekat bunuh diri yang dilakukan pemuda 25 tahun di wilayah Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga karena asmara.
Berdasarkan informasi dari temannya bahwa korban baru saja putus cinta dengan pacarnya.
"Penyebab korban bunuh diri belum diketahui pasti, namun dugaan ada permasalahan asmara," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga Iptu Bambang, Selasa, 12 Oktober 2021.
Pemuda tersebut ditemukan meninggal di kebun karet, tepatnya di dahan pohon. Korban diketahui pertama kali oleh teman dan kakaknya. Lokasi ditemukannya korban yakni di seberang permukiman warga. Keberadaan lokasi tersebut membuat warga tidak ada yang mengetahuinya.
"Saat dievakuasi, korban sudah tidak bernyawa. Sehingga langsung dibawa ke rumah keluarganya, menggunakan perahu klotok," terang Bambang.
--page
Sementara itu, peristiwa tersebut masih didalami pihak kepolisian. Di sisi lain, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban, tanpa harus autopsi. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









