BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon mengharapkan perusahaan daerah (Perusda) di Kalteng dapat berkontribusi dalam meningkatkan PAD.
Menurutnya, berkaca dari sejumlah pembahasan APBD sebelum-sebelumnya, yang kerapkali menjadi kendala pemerintah daerah dalam pembangunan adalah dari segi anggaran.
"Kita harus punya terobosan, artinya membuat sesuatu yang belum pernah kita lakukan. Nah, inilah yang perlu dipikirkan bersama agar keberadaan Perusda dapat berkontribusi bagi peningkatan PAD," ujarnya Rabu, 13 Oktober 2021.
Dijelaskannya, selama ini keinginan daerah untuk bernelanja banyak namun terkendala dimana pendapatan yang dihasil jauh dari kata memadai. Sehingga, salah satu terobosan yang perlu dilakukan yakni memaksimalkan peran Perusda.
Namun demikian, harus ada poin penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah. Sebagai contoh ketika Perusda meminta area atau lahan untuk dikelola, hendaknya pemerintah mengakomodir hal tersebut.
--page
"Karena yang kita pikirkan, perusahaan swasta saja diberikan izin. Jadi, kenapa harus tidak diberikan juga kepada Perusda. Kalau Perusda kan jelas kontribusinya untuk daerah," sebutnya.
Dirinya berharap, pemerintah dalam hal ini agar dapat membantu Perusda mencarijan lahan untuk dikelola oleh Perusda secara profesional. Sebab, tujuan dari itu semua yakni membantu meningkatkan PAD.
Selain itu, yang perlu menjadi catatan juga manajemen yang mengelola Perusda itu sendiri khususnya yang mengisi jabatan-jabatan utama harusnya orang-orang yang berkompeten dan muda, bukan sebaliknya diisi oleh mereka yang sudah tua yang merupakan pensiunan pegawai. (DONNY D/B-7)









