PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyampaikan apresiasi, atas digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) pertama Organisasi Angkutan Darat (Organda) khusus angkutan Pelabuhan Kumai. Hal tersebut diharapkan mampu membawa dampak positif bagi kelancaran arus barang di Kabupaten Kobar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kobar, Fitriyana menyampaikan, keberadaan Organda diharapkan bisa menjembatani Pemkab Kobar dengan para pemilik angkutan barang atau para sopir, terutama dalam mendukung distribusi logistik ke wilayah Kabupaten Kobar dan sekitarnya.

"Dengan adanya Organda ini akan semakin mempermudah komunikasi antara pemerintah dengan para pemilik angkutan barang, sehigga harapannya arus barang di Kobar akan semakin lancar," kata Fitriyana, Rabu, 13 Oktober 2021.

Lanjutnya, melalui Organda juga diharapkan bisa berkolaborasi dalam menyosialisasikan keamanan dan ketertiban lalu lintas. Seperti pada Kendaraan berkapasitas besar ada aturan yang dikeluarkan Bupati Kobar berkaitan dengan waktu melintas dan masuk ke wilayah Kota.

Terpisah, Syahrum yang telah terpilih secara aklamasi pada Muscab Organda Angkutan Khusus Pelabuhan Kumai, menyampaikan siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

--page


"Kita siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan roda organisasi, sehingga dapat sama-sama memberikan kontribusi terhadap pembangunan terutama berkaitan dengan kelancaran angkutan barang," ungkap Syahrum.

Menurutnya dengan kepengurusan baru, organisasi akan lebih intens berkoordinasi dengan pihak terkait, sehingga ketika ada kendala di lapangan antara para sopir angkutan atau berkaitan dengan distribusi barang dan lain sebagainya, bisa dikomunikasikan dengan baik.

"Termasuk berkaitan dengan adanya kendaraan berkapasitas besar yang masih melintas pada jam-jam larangan, juga tak luput dari perhatian kita. Ke depan akan segera kita koordinasikan supaya bisa kembali tertib," tuturnya. (DANANG/B-7)