SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Sar Nasional (Basarnas) Pos Sar Palangka Raya membangun sinergi dalam menghadapi kontigensi kecelakaan kapal di perairan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Ini kami lakukan untuk mengetahui tugas dan fungsi setiap instansi pada bidang pencarian dan pertolongan. Khususnya terkait kontigensi kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Kotim," ujar Kepala Kantor Pos Sar Palangka Raya, M Haryadi. 

Instansi yang terlibat di antaranya TNI /Polri, pemerintah daerah, kesyahbandaran, BMKG dan lain-lain. 

Perairan Kotim merupakan salah satu wilayah yang memiliki lalu lintas tinggi. Sehingga, cukup rawan terjadi kecelakaan air. Hal itulah yang menjadi perhatian pihaknya karena alur Sungai Mentaya tidak hanya dilintasi kapal besar, namun juga perahu kelotok.

"Dalam melakukan pencarian dan pertolongan, kami tidak hanya terfokus pada kecelakaan kapal besar. Namun semua kondisi yang membahayakan manusia, termasuk kapal-kapal kecil seperti klotok," kata Haryadi. 

--page

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim Multazam mengatakan, pemerintah daerah siap mendukung pihak Basarnas, dalam menambah jumlah personel insan SAR, terutama dalam pencarian dan penyelamatan. 

"Pesan Bupati Kotim, pemerintah daerah siap membantu, terutama saat terjadinya kecelakaan atau musibah di wilayah perairan Kotim," terang Multazam. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)