PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng, Erlin Hardi mengatakan, saat ini, ada 41 titik hotspot terpantau di wilayah Kalteng.

Hal tersebut berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya melalui Satelit Terra, Aqua, SNPP dan NOA.

"41 titik hotspot ini berada di Kabupaten Barito Utara 3 titik, Kapuas 1 titik, Katingan 8 titik, Lamandau 6 titik, Murung Raya 11 titik, Kotawaringin Barat 6 titik, Kotawaringin Timur 4 titik dan Seruyan 2 titik," ucapnya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Di sisi lain, dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar dalam membersihkan lahannya tidak dengan cara dibakar.

"Saya kira lebih baik kita mengantisipasi supaya Kalimantan Tengah tahun ini bisa bebas dari kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya. 

--page

Dia melanjutkan, meski Kalteng secara umum masih berpotensi turun hujan, kewaspadaan harus tetap dilakukan mengantisipasi potensi yang bisa menimbulkan Karhutla.

"Karena kalau ditinjau dari parameter analisa cuaca, sebagian besar wilayah di Kalteng masuk kategori sangat mudah terbakar," tutupnya. (NOPRI/B-7)