PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tokoh pemuda Kalimantan Tengah, H. Heru Hidayat mengatakan perlu peran keluarga untuk meminimalisasi penyimpangan remaja.

"Mulailah dari lingkungan keluarga, tetangga, hingga peran pemerintah dan para pihak dalam upaya untuk memberikan pemahaman dan meminimalisir terjadinya penyimpangan dikalangan remaja," ucapnya, Jumat, 15 Oktober 2021.

Mahasiswa S-2 Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Palangka Raya ini menyoroti berbagai peristiwa menyimpang yang dilakukan oleh oknum anak remaja di Kota Palangka Raya dan Kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.

Seperti berkendaraan dengan gerakan bebas berbahaya, mabuk, narkoba, balapan liar, dan lainnya yang sangat membahayakan diri dan orang lain. penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anak remaja sehingga memerlukan penanganan dan solusi secara bersama.

Menurut Heru, fenomena ini bagian dari fakta yang terjadi di masyarakat, ia mengharapkan semua pihak bisa bergandengan tangan dalam rangka meminimalisir  sehingga tidak terulang kembali penyimpangan dikalangan remaja.

--page

"Peran keluarga sangatlah membantu bagi setiap anak remaja dalam mengisi waktu dan kegiatannya dan caranya dimulai dari mengenal tahap tumbuh kembang, karakter dan pola asuh anak remaja serta cara mengatasinya merupakan bekal penting bagi setiap orang tua," ujarnya.

Ayah dua anak ini menekankan, pentingnya keberadaan lingkungan sekitar, teman-temannya dan pergaulan  selama berinteraksi diluar rumah turut memberikan pengaruh bagi kondisi setiap anak remaja.

Selain itu, lanjutnya, pendidikan agama, keluarga dan upaya membentuk lingkungan yang mendukung aktivitas kebaikan bagi anak remaja disekitarnya menjadi prioritas pendekatan terhadap anak remaja.

Ia menilai, Kenakalan atau penyimpangan remaja bukanlah kondisi yang dapat disepelekan. Ketika anak beranjak remaja, orang tua memang perlu berhati-hati, baik dalam mengajarkan dan berperilaku. 

Jangan sampai salah pola asuh membuat remaja menjauhkan diri dari orang tua, sibuk dengan gadget dan mengabaikan lingkungan di sekitarnya, atau bahkan sampai melakukan kenakalan remaja ujar aktivis relawan kemanusiaan ini.

--page

Ditambahkannya, pendidikan agama dan karakter akan menjadi keniscayaan bagi siapapun para orang tua dan remaja untuk menghadapi dinamika yang terjadi dan tantangan masa depan.

"Saya berharap peran kita semua terutama bimbingan orang tua dan lingkungan sangat diperlukan agar anak remaja tidak salah mengambil langkah yang pastinya akan berdampak di masa yang akan mendatang," pungkasnya. (APRIANDO/B-5)