BORNEONEWS, Tamiang Layang - DPC Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Kabupaten Barito Timur mengadakan tasyakuran dan dialog atas terbitnya Perpres Nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, Jumat, 15 Oktober 2021.
Acara yang digelar di Kantor DPC PKB tersebut dihadiri oleh Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Ketua DPRD dan Wakil Bupati Barito Timur, Kepala Kantor Kemenag, Pengurus DPC PKB, Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua Muslimat NU dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail bin Yahya usai kegiatan mengatakan, kader PKB di seluruh nusantara menggelar tasyakuran atas terbitnya perpres tersebut.
"Akhirnya pemerintah pusat memperhatikan pendanaan pesantren. Kenapa PKB begitu bersyukur, karena terbitnya Perpres ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar. Beliau memerintahkan kader PKB seluruh Nusantara untuk melakukan tasyakuran sebagai ungkapan terima kasih dan kebahagiaan atas terbitnya Perpres ini," kata Habib Ismail.
Mantan Wabup Kalteng ini berharap dengan terbitnya Perpres pendanaan penyelenggaraan pesantren tersebut, proses belajar dan mengajar di pesantren semakin lancar.
"Intinya dalam Perpres ini akan diatur alokasi pendanaan khusus untuk pesantren. Sebelum Perpres ini terbit, pesantren hanya mendapatkan dana dalam bentuk hibah," jelasnya.
Ketua DPC PKB Barito Timur Wahyudinnor, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD mengaku akan menindaklanjuti Perpres tersebut dengan memperjuangkan adanya Perda yang mengatur dana operasional pesantren.
--page
"Saat ini di Barito Timur sudah ada dua pesantren mudah-mudahan dengan terbit Perpres nomor 82 tahun 2021, dapat menunjang operasional mereka dan dapat mendorong berdirinya pesantren yang baru," ujarnya.
Acara tasyakuran dan dialog Perpres nomor 82 tahun 2021 juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPW PKB Kalteng. (BOLE MALO/B-11)









