BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Produk kerajinan tangan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapua mulai diminati warga.
“Walaupun WBP berada di dalam Rutan, mereka diberikan kesempatan untuk dapat berkarya, menghasilkan sesuatu yang berguna," kata Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto, Sabtu, 16 Oktober 2021.
Dia menjelaskan, produk spesial WBP yaitu berasal dari sisa-sisa cangkang kelapa dan bambu yang tidak terpakai. Ini menunjukkan sikap peduli lingkungan dari WBP dengan mendaur ulang bahan limbah tersebut.
Dia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak memandang sebelah mata lagi terhadap para WBP seiring dengan banyaknya karya yang telah mereka hasilkan.
“Sesungguhnya ada tiga komponen yang tidak boleh lepas dari pembinaan, yakni peran WBP, petugas dan masyarakat,” ucapnya.
--page
Toni menjelaskan, apabila masyarakat dapat menerima keberadaan WBP, sama halnya dengan membantu pihak Rutan Kapuas melakukan pembinaan. “Pihak Rutan kini juga dituntut melaksanakan protokol covid namun tetap produktif dalam berkarya, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal,” imbuhnya.
Sebelumnya, juga salah satu pengunjung yang melakukan pembinaan keagamaan bernama Indah mengatakan, produk yang dihasilkan WBP Rutan Kapuas sangat beragam.
Hal itu ditunjukkan dengan hasil karya mereka yang tidak kalah dengan produk di pasaran. “Saya membeli sebuah kerajinan tangan miniatur rumah betang dimana kerajinan ini sangat unik dan memiliki nilai seni,” ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









