BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kemenangan perdana Aminudin (24 tahun), petarung Mixed Martial Arts (MMA) dalam ajang One Pride MMA, 16 Oktober 2021 merupakan buah kegigihaan pemuda asal Desa Lada Mandala Jaya, RT 20, RW 05, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam berlatih dan pantang menyerah untuk mencapai cita-citanya menjadi petarung MMA profesional.
Menurut petarung asal Team Asta MMA Bogor ini, dalam pertarungannya tersebut, lawan yang dihadapinya tidak bisa dianggap enteng.
"Salmri Pattisamallo petarung yang sangat bagus tehnik kick boxing-nya. Bahkan ia sudah berkali-kali memenangkan kejuaraan skala nasional," ujar Aminudin kepada borneonews.co.id melalui layanan perpesanan, Selasa, 19 Oktober 2021.
Sehingga, menurut Aminudin, dalam menghadapi lawannya tersebut, ia melakukan antisipasi menggunakan tehnik gulat.
"Jadi saya tunggu lawan menyerang terlebih dahulu kemudian saya banting. Tujuannya agar lawan menjadi frustasi lantaran tidak bisa melumpuhkan saya," cerita Aminudin.
--page
Petarung MMA alumni SMKN 1 Pangkalan Bun jurusan Multimedia tahun 2015 ini menuturkan, bila ada di antara generasi muda di Kabupaten Kobar dan Kalteng ingin menyalurkan bakat adu fisik secara positif, sebaiknya kejar cita-cita tersebut dengan sungguh-sungguh.
"Niatkan bahwa tujuan kita adalah berprestasi untuk membawa nama baik Kabupaten Kobar dan Kalteng. Khusus bagi pengemar olahraga adu fisik atau fighting, carilah sasana dan berlatihlah dengan keras. Kemudian perbanyak jam terbang pertandingannya. Kejar terus cita-cita tersebut, jangan setengah-setengah," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-7)









