BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dalam mewujudkan Herd Immunity upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Kobar.
Berdasarkan update terkini vaksinasi Covid-19 yang disampaikan Satgas Covid-19 dan diunggah akun resmi media sosial Diskominfo Kobar, Jumat 22 Oktober 2021 diketahui vaksinasi telah mencapai 58,560 persen.
"Warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 119.045 orang atau 58,560 persen. Untuk dosis kedua saat ini telah mencapai 51.936 orang atau 25,548 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 yang Diketuai Bupati Kobar, Nurhidayah.
Jumlah sasaran penerima vaksin 203.286 yang terdiri dari SDM Kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang.
Sasaran SDM dari jumlah sasaran 1.725 yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 2.585 atau 149,86 persen untuk dosis 2 sebanyak 2.488 atau 144,23 persen. "Untuk dosis 3 atau boster sudah 1.799 orang atau 104,29 persen," isi rilisnya.
--page
Selanjutnya lansia di Kobar dari jumlah sasaran sebanyak 13.597 orang, yang telah mendapat vaksin dosis 1 sebanyak 7.063 atau 51,95 persen dan dosis 2 sebanyak 4.804 orang atau 35,33 persen.
Kemudian untuk pelayanan publik di Kobar dari jumlah sasaran 23.407 orang, yang sudah disuntik vaksin dosis 1 sebanyak 20.959 orang atau 89,54 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 17.486 orang atau 74,70 persen.
Bagi sasaran vaksin masyarakat umum atau rentan, dengan sasaran sebanyak 138.344 orang, yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 78.959 orang atau 57,07 persen dan dosis 2 sebanyak 24.483 orang atau 17,70 persen.
"Sementara itu sasaran remaja 26.213 orang yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 9.479 orang atau 36,16 persen dan dosis 2 sebanyak 2.675 orang atau 10,205 persen," tuturnya.
Bupati Kobar Nurhidayah dalam setiap kesempatan saat meninjau vaksinasi selalu berharap vaksin dapat sesuai target sasaran yaitu 80 persen, sehingga masyarakat bisa terbentuk kekebalan komunal.
--page
"Vaksin ini halal dan aman sudah banyak buktinya. Untuk itu bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera mendaftar untuk vaksin," pungkasnya. (DANANG/B-6)









