BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dalam upaya memulihkan kembali kerusakan hutan mangrove kawasan pantai dan pesisir di Kabupaten Seruyan diperlukan langkah nyata dan upaya bersama.
Hal ini disampaikan Bupati Seruyan Yulhaidir dalam sambutan dibacakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seruyan, Priyo Widagdo saat membuka Sosialisasi Pengelolaan dan Rehabilitasi Kawasan Mangrove bagi masyarakat.
“Kerusakan hutan mangrove di kawasan pesisir secara tidak langsung sudah mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat nelayan dengan berkurangnya produktivitas hasil laut," katanya, Senin, 25 Oktober 2021.
Untuk itu guna menjaga dan meningkatkan kembali sumber daya laut, maka kawasan mengrove di Seruyan perlu dilakukan perbaikan dan di pulihkan kembali.
Dengan pulihnya kawasan mangrove diharapkan akan membantu masyarakat, khususnya para nelayan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
--page
“Terbentuknya kembali kawasan mangrove akan meningkatkan produktivitas hasil tangkapan laut, karena kawasan mangrove merupakan habitat bagi hewan air yang kaya ketersediaan makanan bagi ikan dan sumberdaya laut lainnya," ungkapnya.
Untuk itu bupati mengajak semua pihak agar meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan kawasan mangrove, termasuk terus meningkatkan peran dan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kawasan hutan mangrove. (FAHRUL/B-6)








