BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) beberapa hari terkahir ini merangkak naik. Untuk itu diharapkan tim Satuan Tugas Covid-19 terus menggencarlan pelaksanaan operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) di daerah rawan penyebaran virus corona.
Pesan ini disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, M Rusdi Gozali agar tim Satgas jangan sampai lengah untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
"Kami harapkan Satgas jangan sampai lengah adanya kenaikan kasus. Meskipun baru sedikit, tapi ini bisa menjadi ancaman dan ledakan kedepan, sehingga pengetatan Prokes harus dijalankan kembali, razia masker dan sebagainya harus dijalankan terus," katanya.
Kemudian sebagai antisipasi terjadinya lonjakan kasus, ruang isolasi untuk pasien Covid-19 agar dipersiapkan dan tidak semua diganti untuk ruang pelayanan. Setidaknya 30 persen ruang isolasi agar dipertahankan terlebih dulu.
"Karena memang kabar baiknya sebelumnya, kasus Covid-19 sempat turun sehingga sejumlah ruang isolasi di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, kembali dijadikan ruang perawatan biasa. Namun melihat situasi terkini, ruang isolasi harus dipersiapkan," ungkapnya.
--page
Di samping itu untuk mewujukan head imunity juga harus gencar dilakukan vaksinasi supaya herad imunity tercipta di Kobar, mengingat stok vaksin yang terbatas ini juga menjadi kendala dan dipahami bersama.
"Kita selalu mendorong setiap kali vaksin tiba, langsung disuntukan ke masyarakat yang membutuhkan, sehingga vaksin cepat teraplikasi dan kekebalan komunal terbentuk," pungkasnya. (DANANG/B-6)









