PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Vaksinasi dosis kedua di Kabupaten Kotawaringin Barat telah mencapai 56.628 orang. Itu diketahui berdasarkan update terkini vaksinasi Covid-19 yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui akun resmi media sosial Diskominfo Kobar.

"Warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 135.968 orang atau 61.966 persen. Untuk dosis kedua saat ini telah mencapai 56.628 orang atau 27,856 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 yang diketuai Bupati Kobar, Nurhidayah.

Diketahui, jumlah sasaran penerima vaksin 203.286 terdiri atas SDM kesehatan 1.725 orang, lansia 13.597 orang, pelayanan publik 23.407 orang, masyarakat umum/rentan 138.344 orang dan remaja 26.213 orang.

Sasaran SDM dari jumlah sasaran 1.725 yang sudah menerima dosis 1 yakni 2.590 atau 150,14 persen dan dosis 2 adalah 2.500 atau 144,93 persen.

"Untuk dosis 3 atau boster sudah sebanyak 1.800 orang atau 104,35 persen," isi rilisnya. 

--page

Selanjutnya, lansia di Kobar dari jumlah sasaran 13.597 orang, yang telah mendapat vaksin dosis 1 yaitu 7.200 atau 52,95 persen dan dosis 2 berjumlah 4.900 orang atau 36,04 persen.

Kemudian untuk pelayanan publik di Kobar dari jumlah sasaran 23.407 orang, yang sudah disuntik vaksin dosis 1 yaitu 21.003 orang atau 89,74 persen dan untuk dosis 2 berjumlah 17.698 orang atau 75,61 persen.

Bagi sasaran vaksin masyarakat umum atau rentan, dengan sasaran 138.344 orang, yang sudah menerima dosis 1 yakni 85.591 orang atau 61,87 persen dan dosis 2 adalah 27.794 orang atau 20,09 persen.

"Sementara itu, sasaran untuk remaja sebanyak 26.213 orang, yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 9.585 orang atau 36,57 persen dan dosis 2 sebanyak 3.736 orang atau 14,252 persen," tuturnya.

Bupati Kobar Nurhidayah, dalam setiap kesempatan saat meninjau vaksinasi selalu berharap vaksin dapat sesuai target sasaran yaitu 80 persen. Sehingga, masyarakat bisa terbentuk kekebalan komunal.

"Vaksin ini halal dan aman, sudah banyak buktinya. Untuk itu bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera mendaftar untuk vaksin,"pungkasnya. (DANANG/B-7)