PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangka Raya, Emi Abriyani menyebutkan vaksin yang tersedia saat ini masih ampuh untuk menangkal sebaran virus corona varian terbaru yakni varian delta plus B1617.2.1 atau AY1.

"Memang soal ini banyak pendapat berbeda, tapi garis besarnya dengan vaksinasi 100 persen kemampuan virus delta plus hanya mampu menyerang 25 persen kekebalan tubuh. Artinya masih ada 75 persen imunitas yang tahan terhadap serangannya," kata Emi, Rabu 27 Oktober 2021.

Sebagai langkah antisipasi tersebut pemerintah setempat tetap menggencarkan vaksinasi diiringi edukasi dan penerapan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan 5M.

"Vaksin merupakan cara kita cegah virus ini berkembang lagi, kita percepat vaksinasi sambil terus mengedukasi masyarakat pentingnya protokol kesehatan supaya jangan sampai diabaikan," ujarnya.

Varian dari virus corona yang baru, varian delta plus, telah diidentifikasi di lebih dari 10 negara dan Indonesia salah satunya.

--page

Otoritas kesehatan terus mengingatkan tentang kemampuan penularan dari virus ini, meski dipercaya jika cara penyebarannya mirip dengan varian delta yang sudah ada sebelumnya. (HENDRI/B-5)