BORNEONEWS, Sampit - Dicy, warga Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur menemukan seekor kucing hutan atau biasa disebut kucing kuwuk. Kucing yang dilindungi oleh negara itu nyasar masuk ke bengkelnya tiga hari yang lalu.
Dicy pun melaporkan hal itu ke Harry, aktivis pecinta hewan di Sampit. Selanjutnya Harry menghubungi pihak Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit.
"Setelah kami hubungi, dia ingin menyerahkan kucing hutan itu segera, karena akan keluar kota," jelas Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Jumat, 29 Oktober 2021.
Setelah memastikan kondisi kucing hutan itu, dan menyelesaikan serah-terima BKSDA Pos Jaga Sampit segera kembali ke pos di Sampit. Selanjutnya melaporkan penyerahan satwa dilindungi itu ke BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Pangkalan Bun.
"Kondisinya terlihat sehat dan tidak ada luka. Kami rencanakan segera dilepasliarkan," katanya. Kucing hutan atau kucing kuwuk atau biasa terkenal dengan nama latin Prionailurus bengalensis, berdasarkan pengamatan BKSDA masih banyak terlihat keberadaanya, terutama di sekitar kebun karet, kebun buah milik warga.
"Biasanya hewan ini aktif malam hari," tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









