PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus berupaya mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi, hingga saat ini sebanyak 128 ribu orang di Kobar telah disuktik vaksin dosis pertama.

Informasi tersebut, berdasarkan update terkini vaksinasi Covid-19 yang disampaikan satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang diunggah akun resmi media sosial Diskominfo Kobar, pada Jumat, 29 Oktober 2021.

"Warga yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 128.654 orang atau 63.287 persen. Untuk dosis kedua saat ini telah mencapai 61.723 orang atau 30.363 persen," isi rilis dari Satgas Covid-19 yang diketuai Bupati Kobar, Nurhidayah.

Diketahui, jumlah sasaran penerima vaksin 203.286 yang terdiri dari SDM Kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang.

Sasaran SDM dari jumlah sasaran 1.725 yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 2.590 atau 150,14 persen untuk dosis 2, sebanyak 2.509 atau 145,45 persen.

--page

"Untuk dosis 3 atau boster sudah sebanyak 1.802 orang atau 104,46 persen," isi rilisnya. 

Selanjutnya lansia di Kobar dari jumlah sasaran sebanyak 13.597 orang, yang telah mendapat vaksin dosis 1 sebanyak 7.255 atau 53,36 persen dan dosis 2 sebanyak 4.964 orang atau 36,51 persen.

Kemudian untuk pelayanan publik di Kobar dari jumlah sasaran sebanyak 23.407 orang, yang sudah disuntik vaksin dosis 1 sebanyak 21.021 orang atau 89,81 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 17.832 orang atau 76,18 persen.

Bagi sasaran vaksin masyarakat umum atau rentan, dengan sasaran sebanyak 138.344 orang, yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 88.151 orang atau 63,72 persen dan dosis 2 sebanyak 31.696 orang atau 22,91 persen.

"Sementara itu, sasaran untuk remaja sebanyak 26.213 orang, yang sudah menerima dosis 1 sebanyak 9.637 orang atau 36,76 persen dan dosis 2 sebanyak 4.722 orang atau 18,014 persen," tuturnya.

--page

Bupati Kobar Nurhidayah, dalam setiap kesempatan saat meninjau vaksinasi, selalu berharap vaksin dapat sesuai target sasaran yaitu 80 persen. Sehingga, masyarakat bisa terbentuk kekebalan komunal.

"Vaksin ini halal dan aman, sudah banyak buktinya. Untuk itu bagi masyarakat yang belum vaksin agar segera mendaftar untuk vaksin,"pungkasnya. (DANANG/B-5)