PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalteng, Irjen Dedi Prasetyo terus mengingatkan ke jajarannya soal konsep kepemimpinan. Menurut dia, pemimpin itu harus mampu menjadi teladan, baik kepada masyarakat maupun anggota.

Hal tersebut terus diingatkan Kapolda kepada jajarannya, karena ada penurunan citra positif Polri di masyarakat akibat ulah sejumlah oknum yang melanggar aturan.

"Seorang peminpin jangan hanya bisa memerintah tapi tidak tahu kesulitan anggotanya. Jadi pemimpin harus responsif dan peka terhadap perubahan," ucap Dedi, Jumat 29 Oktober 2021.

Dedi menyebutkan bahwa koreksi diri harus terus dilakukan dan seorang pemimpin harus turun ke bawah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat dan anggotanya. 

Selain itu, lanjut Kapolda, seorang pemimpin tidak mudah terpancing emosi. Sebab, jika demikian, dapat mengakibatkan perbuatan tidak terukur dan berujung merugikan diri sendiri dan instansi.

--page

Pemimpin setidaknya menjadi teladan bagi semua pihak sebagaimana semangat dari lahirnya konsep Presisi (prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan).

"Apabila presisi ini diimplementasikan dengan baik maka Polri akan menjadi institusi yang semakin diharapkan masyarakat," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)