BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setiap dosis vaksin yang didistribusika ke Kabupaten Kotawaringin Barat, terus diaplikasikan kepada sasaran penerima vaksin. Namun, Capaian vaksinasi di Kobar hingga jelang akhir Oktober belum mencapai 70 persen. Hal ini lantaran pasokan vaksin yang diterima Kobar masih terbatas.
Upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama sejumlah instansi dan Stakeholder terkait ini terus dilakukan. Vaksinasi yang terbatas membuat capaian vaksinasi juga belum sesuai harapan.
"Sesuai dengan harapan dari pemerintah Provinsi Kalteng, bahwa diakhir Oktober capaian vaksinasi di Kobar diharapkan lebih dari 70 persen. Namun di Kobar sendiri untuk vaksin dosis pertama baru mencapai 63,8 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kobar Ahmad Rois, Senin, 1 November 2021.
Menurutnya angka tersebut sebenarnya masih bisa bertambah mengingat adanya pelayanan yang belum terinput secara keseluruhan. Hanya saja angkanya masih kurang dari harapan Provinsi.
"Namun capaian vaksinasi ini sebenarnya bisa jauh lebih besar, jika stok vaksinasi yang dikirim ke kobar jumlahnya banyak. Namun kita saling menyadari bahwa memang baru segini kemampuanya," ungkapnya.
--page
Mengingat vaksin juga harus dibagi ke kabupaten tetangga. Namun kedepan jika pasokan vaksin di tambah, tentu kegiatan vaksinasi bakal terus dilakukan agar semakin banyak sasaran yang tervaksin.
"Kami harapkan jika vaksin dikirim banyak maka sasaran vaksinasi bisa jauh kebih banyak. Kita bisa optimis jika pasokan terus ditambah maka diakhir November bisa lebih dari 80 persen," harapnya.
Begitu juga dengan dosis kedua ini juga perlu digenjot. Sampai saat ini capaian vaksinasi dosis kedua batu 30 persen. Maka ini juga menjadi pekerjaan kedepan yang harus dituntaskan. (DANANG/B-5)









