PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mahasiswa asal Kotawaringin Barat yang menempuh pndidikan di Yogyakarta mengadakan kegiatan bertema kebudayaan yang diberi sebutan Manggonang Banua. Kegiatan ini sesuai dengan namanya yakni menunjukkan rasa rindu akan kampung halaman tercinta Kotawaringin Barat dengan diadakannya berbagai kegiatan budaya seperti perlombaan menampi beras, permainan balogo, sepak sawut atau bola api. Ada pula perlombaan yang sifatnya secara daring seperti pantun saloka, videografi dan fotografi tentang Kobar, tari kreasi di media social tiktok dan beberapa kegiatan lain yang diselenggarakan.

Manggonang Banua sendiri disiasati oleh mahasiswa Kobar melalui IKPM KOBAR-YK atau Himpunan Mmahasiswa Kobar yang berada di Yogyakarta mengingat banyaknya kaum muda yang mulai melupakan budaya dan tradisi yang ada di daerah asal masing-masing terutama dari Kobar dan Kalimantan Tengah secara umumnya.

Kegiatan puncak yang dimulai dari 27 Oktober 2021 sampai 30 Oktober 2021 ini menarik perhatian mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa nusantara untuk berhadir memeriahkan dan mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar panitia.

.

Yang paling menarik perhatian pada kegiatan tahun ini adalah adanya kuliner khas dari Kobar yakni Coto Manggala yang dibuat oleh panitia. Pada opening ceremony pun digelar adat lawang sakepeng yang merupakan bentuk penghormatan atau penyambutan peserta kegiatan pada rabu pagi di halaman Asrama Putra Mahasiswa Kalimantan Tengah Yogyakarta, Jl. Pakuningratan nomor 61.

--page

.

“Kegiatan Manggonang Bnua tahun ini alhamdulillah bisa diselenggarakan dengan baik lancar dan cukup meriah karena partisipasi dari kawan himpunan-himpunan mahasiswa asal kalteng yang ada di yogyakarta menyambut baik kegiatan kami kali ini,” kata Ketua panitia pelaksana Muhammad Akbar Nur Amiril, Senin, 1 November 2021. 

Sementara itu, Ketua IKPM Kobar Yogyakarka Nouval Nur Rafian berharap agar ajang tersebut dapat menjadi ajang tali silaturahmi bagi pihaknya. "Semoga dengan acara Manggonang Banua ini tali silaturahmi antar organisasi di Kalimantan Tengah khususnya di Yogyakarta semakin erat, kemudian semoga kita bisa melestarikan budaya kita agar terus tetap terjaga." (*/B-5)