BORNEONEWS, Buntok - Food and Agriculture Organization (FAO) melalui i-fish project mengambangkan lokasi percontohan pengelolaan perikanan darat di Barito Selatan.
“Program i-fish project untuk mengembangkan lokasi percontohan pengelolaan perikanan darat yang berkelanjutan,” kata Filed Officer FAO Indonesia, Rahmatullah Hadi saat pembukaan kick off dan inception meeting pengelolaan perikanan beje pada lokasi percontohan. Diaula Bappeda, Rabu, 3 November 2021.
Sehingga, lanjut dia, pihaknya berharap dari lokasi pencontohan ini dapat diduplikasi didaerah lain. Baik itu dilevel Kabupaten, provinsi maupun nasional.
Ia mengatakan selain itu dampaknya berefek kepada pengelolaan perikanan yang lebih baik. Pihaknya juga telah membuat forum pengelolaan perairan darat.
“Dalam forum ini rutin kita laksanakan 1 bulan sekali . Kita berharap dari forum itu tercipta rekomendasi-rekomendasi untuk membuat kebijakan atapun rumusan-rumusan terhadap pengelolaan perairan darat yang lebih baik,” jelas dia.
--page
Sementara Kepala Unit Pelayanan PT Scufindo, Uus Usman mengatakan pihaknya merupakan salah satu BUMN yang ditunjuk melaksanakan pekerjaan ini.
Pihaknya juga, lanjut dia, sebelumnya juga telah diberikan penjelasan dan berkolaborasi dengan pakar local serta dengan tenaga ahli perikanan dari jawa.
“Kita juga melibatkan putra daerah local terutama untuk fasilitator dilapangan,” jelas dia.
Ia menambahkan dalam kegiatan ini juga akan diskusi dan menyerap aspirasi dari bapak ibu yang hadir.
“Sehingga apa yang kita sampaikan teori dari pusat apakah ada improfmen atau tambahan,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)









