BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemprov Kalteng menyambut baik adanya pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palangka Raya.
Staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Herson B Aden mengatakan pencanangan zona integritas WBK dan SKIPM tersebut beguna untuk mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari KKN.
Hal itu sesuai dengan dengan PermenPan-RB Nomor 10 Tahun 2019, tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Instansi Pemerintah.
"Penetapan zona integritas menuju WBK atau WBBM yang dicanangkan itu, merupakan langkah konkret untuk mencegah korupsi yang lebih efisien, efektif, dan komprehensif," katanya, Rabu, 3 November 2021.
Dia menerangkan zona integritas merupakan komitmen untuk mewujudkan WBK maupun WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya sebagai upaya pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
--page
Pembangunan zona integritas menuju WBK atau WBBM bertujuan untuk mewujudkan pelayanan prima dan berintegritas dalam menjalankan tugas dan fungsi dari ASN.
Selain itu, untuk mencapai WBK dan WBBM tentunya membutuhkan sinergi dan kerjasama dari semua unsur, mulai dari pimpinan sampai dengan pegawai paling bawah untuk berkomitmen terhadap janji yang telah ditetapkan.
Dirinya berharap sinergi yang telah terjalin antara instansi vertikal yang ada di daerah dengan Pemprov Kalteng dalam hal ini Dislutkan Kalteng dapat terus ditingkatkan.
Berkaitan dengan hal itu juga, pelayanan publik yang dilakukan SKIPM Palangka Raya yaitu untuk menjamin mutu dan keamanan produk perikanan yang dilalulintaskan guna keperluan lokal maupun ekspor.
"Pemprov Kalteng memberikan dukungan nyata, yakni dalam bentuk program Shrimp Estate, yang digagas Gubernur Kalteng dengan produk unggulan budidaya udang vanamae di Kabupaten Sukamara, dengan mengutamakan Quality Assurance atau Jaminan Mutu Produk, demi usaha budidaya udang vanamae yang berkelanjutan," pungkasnya. (DONNY D/B-5)









