BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Agus Siswadi cukup menyayangkan tindakan pengancaman pembunuhan di media sosial.
Terlebih ancaman tersebut terhadap Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran yang dinilai sebagai pemimpin dan pengayom di Bumi Tambun Bungai.
“Dua postingan dan beberapa postingan lainnya ini cukup memprihatinkan,” tutur Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu 3 November 2021.
Dia mengingatkan masyarakat jangan sampai menilai postingan ini tidak ditindaklanjuti secara hukum oleh pihak kepolisian.
“Bahkan jangan sampai masyarakat mengira tindakan ini ditunggangi oleh pihak tertentu untuk memecah belah masyarakat Kalimantan Tengah,” tambahnya.
--page
Agus melihat sampai saat ini sudah ada beberapa unsur Ormas dan perwakilan masyarakat yang mengajukan laporan kepada kepolisian.
Dia menilai dalam 6 tahun kepemimpinannya Sugianto Sabran sudah banyak terobosan dan inovasi yang dilakukan.
“Kepedulian pada masyarakat menjadi modal utama dalam memimpin bumi tambun bungai, tanah berkah Provinsi Kalteng,” ungkapnya.
Agus mengakui sebagai seorang Gubernur yang merupakan wakil pemerintah pusat di daerah tentu tidak mudah, kebijakan Presiden harus dikawal sampai tingkat pemerintahan terkecil di Kalteng, agar dapat diimplementasikan dengan baik.
“Gubernur juga merupakan ‘Bapak’ bagi masyarakatnya, tentu memiliki tanggungjawab yang teramat besar. Tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan dapat dirasakan oleh segenap masyarakat Kalteng,” sebutnya. (HERMAWAN DP/B-6)









