BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan sejumlah tuas di Jalan HM Arsa Sampit, Kotawaringin Timur, mulai diperbaiki. Namun dalam pengerjaannya, petugas terkendala dengan faktor cuaca. Penyelesaiannya pun terancam molor dari yang ditargetkan.
"Untuk penimbunan agregat ini kami menargetkan bisa selesai kurang dari 7 hari. Namun karena sering terjadi hujan bisa lebih dari itu," ungkap Pengawas Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotim, Suhardiono, Kamis, 4 November 2021.
Hal ini pun juga akan berpengaruh terhadap pengaspalan nantinya. Sebab bila telah selesai penimbunan agregat diperlukan waktu sekitar sepekan agar benar-benar keras dan bisa diaspal.
"Kalau cuaca mendukung 5 hari 7 hari untuk agregatnya selesai. Pengaspalannya setelah 10 hari baru diaspal. Pengaspalan kalau cuaca mendukung semingguan juga selesai," ujarnya.
Adapun perbaikan jalan akan dilaksanakan sepanjang 1.400 meter. Dari Jalan HM Arsyad depan kantor DPUPRPRKP Kotim hingga Bundaran KB. Perbaikan dilaksanakan di kedua jalur jalan. Namun pengerjaannya diprioritaskan di jalur sebelah Barat.
--page
Kerusakan Jalan HM Arsyad kerap dikeluhkan masyarakat. Terutama bagi pengguna jalan. Mereka mengeluhkan jalan yang rusak. Perbaikan pun mulai dikerjakan sejak Rabu, 3 November 2021. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









