TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Curah hujan yang mulai meningkat di Kabupaten Barito Timur beberapa hari terakhir berpotensi menimbulkan gangguan pada jaringan listrik PLN akibat pohon tumbang.

Karena itu Unit Layanan Pelanggan atau PT PLN Tamiang Layang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terutama saat curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.

"Masyarakat harus mewaspadai pohon-pohon yang mendekati jaringan serta aktif melaporkan potensi bahaya tersebut," kata Manajer ULP PLN Tamiang Layang, Pandu Andoka, Kamis, 4 November 2021.

Dia mempersilahkan masyarakat untuk datang langsung ke kantor atau melapor lewat sambungan telepon jika akan melakukan penebangan pohon maupun jika ingin meminta PLN yang melakukan penebangan pohon yang dekat dengan jaringan listrik.

"Ini tujuannya untuk menjaga keandalan bersama, karena perlu dilakukan pemadaman listrik," katanya. Dia menjelaskan sumber listrik di di Barito Timur ada tiga yakni dari PT SGM, PT Rimau dan dari Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara.

--page

"Tapi sumber utamanya dari Amuntai, sehingga jika jalur utama padam maka semua warga Barito Timur terkena dampak pemadaman, itu yang perlu kita jaga bersama," imbuhnya.

Pandu berpesan agar masyarakat yang pohonnya berdekatan dengan jaringan listrik, mengikhlaskan pohonnya ketika dilakukan pembersihan, pemangkasan bahkan penebangan untuk menghindari gangguan pada jaringan listrik.

"Alhamdulillah selama ini kami menerima laporan bahkan masyarakat menghubungi saya secara pribadi jika ada pohon tumbang atau ranting mendekati jaringan listrik," katanya. (BOLE MALO/B-6)