PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan rilis data BPS Kalteng selama September 2021 frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalimantan Tengah mengalami kenaikan 0,28 persen dari 715 kunjungan di Agustus 2021 menjadi 717 kunjungan pada September 2021.

"Kenaikan frekuensi kunjungan terjadi di Pelabuhan Kumai 17 kunjungan, Kuala Pembuang 10 kunjungan, dan Pangkalan Bun 6 kunjungan," sebut Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Jumat, 5 November 2021.

Sementara penurunan frekuensi kunjungan kapal terjadi di Pelabuhan Sampit 17 kunjungan, Sukamara 8 kunjungan, dan Pulang Pisau 6 kunjungan.

Sejalan dengan frekuensi kunjungan kapal tersebut, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan sebesar 54,77 persen, dari 11.164 orang pada Agustus 2021 menjadi 17.278 orang di September 2021.

Selanjutnya jumlah penumpang datang naik 57,08 persen dan jumlah penumpang berangkat naik 52,60 persen.

--page

Kemudian volume arus barang juga mengalami penurunan 15,28 persen yaitu dari 1,51 juta ton pada Agustus 2021 menjadi 1,28 juta ton di September 2021.

Jumlah volume bongkar barang pun mengalami penurunan 7,06 persen, sedangkan volume muat barang turun 19,15 persen.

Dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, frekuensi kunjungan kapal di Kalteng pada September 2021 mengalami kenaikan 5,29 persen dari 681 kunjungan menjadi 717 kunjungan.

Jumlah aktivitas penumpang yang mulai meningkat sejak awal 2021 kembali turun 1,94 persen di September 2021.

Begitu juga dengan jumlah penumpang yang datang mengalami penurunan 20,72 persen, sedangkan penumpang berangkat naik 27,13 persen.

--page

Sementara volume arus barang mengalami peningkatan 6,11 persen. Kenaikan ini berasal dari volume bongkar barang yang naik 32,76 persen dan volume muat barang turun 4,30 persen.

Pelabuhan Kumai dan Sampit masih mendominasi layanan angkutan laut untuk penumpang
dan barang di Kaltenga. Selama September 2021, dari 17.278 penumpang yang datang dan berangkat, sebanyak 82,82 persen melalui Pelabuhan Kumai dan 17,18 persen melalui Pelabuhan Sampit.

Sedangkan volume arus barang yang mencapai 1,28 juta ton, terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit yaitu 51,69 persen dan Kumai 32,70 persen. (DONNY D/B-6)