BORNEONEWS, Jayapura - Masyarakat antusias menyaksikan pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI yang berlangsung di Stadion Mandala, Papua, Jumat 5 November 2021.
Pantauan Antara, sejak Jumat sore, masyarakat sudah mulai mendatangi stadion, dan semakin malam kian banyak yang berdatangan.
Para petugas bersiaga di tiga pintu yang disiapkan dengan penjagaan dan pemeriksaan ketat, dilengkapi pula dengan metal detector.
Masyarakat yang ingin menonton juga dibatasi dan diwajibkan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, termasuk memakai masker.
Roiful (37) warga Jayapura, mengaku ingin menonton pembukaan Peparnas karena yakin meriah seperti pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) lalu.
--page
"Pengen saja. Sepertinya meriah seperti PON. Bagus saja kalau ada kegiatan seperti ini di Papua," katanya.
Petugas berkali-kali menyampaikan pengumuman lewat pengeras suara untuk memandu masyarakat yang ingin menonton.
"Pintu B sudah ditutup. Mohon masuk dari pintu lain, yakni Pintu A," demikian pesan yang berulang-ulang disampaikan petugas lewat pengeras suara.
Hujan yang sempat mengguyur pun tak menyurutkan antusias masyarakat untuk mendatangi Stadion Mandala.
Sebagian masyarakat yang tidak bisa masuk memilih menyaksikan gemerlap acara pembukaan Peparnas dari sela-sela tembok yang mengelilingi stadion.
--page
Gelaran Peparnas Papua direncanakan dibuka oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin di Stadion Mandala, Papua, dengan mengusung tema "Cahaya dari Timur Papua".
Hadir deretan musisi papan atas seperti Anggun, Mikhelia, dan Edo Kondologit. Selain itu artis lokal yang terlibat di antaranya Kaonak, Manggorap, Nogei, Shine of Black, Piter Ginuy, dan Irsa Yoku.
Peparnas Papua diikuti oleh 1.985 atlet penyandang disabilitas dari 34 provinsi yang akan berupaya mencetak sejarah sebagai yang terbaik.
Mereka akan berlomba untuk menyumbangkan keping medali bagi kontingen masing-masing
pada Peparnas ke-16 yang digelar 6-13 November.
Para atlet akan berlaga pada 12 cabang olahraga, terdiri atas angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.
ANTARA









