MURUNG RAYA –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Akibat luapan Sungai Laung yang merupakan anak Sungai Barito yang berada di Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya sehingga sejumlah desa terendam banjir, Sabtu, 6 November 2021.

Saat ini puluhan rumah warga dibeberapa desa yang bermukim di bantaran Sungai Laung terendam banjir dan salah satunya Desa Biha dengan ketinggian debit air kurang lebih 50 cm di atas badan jalan desa.

Seperti salah satu postingan melalui media sosial Facebook warga Desa Biha, Bobie Irawan terlihat jelas sejumlah rumah warga masih tergenang banjir dan membuat aktivitas menjadi lumpuh.

"Desa Biha merupakan desa pertama dari Kecamatan Laung Tuhup ketika memasuki Sungai Laung dan saat ini desa kami tergenang banjir untuk yang kesekian kalinya akibat luapan Sungai Laung ini," terangnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Kariadi menjelaskan wilayah hulu Sungai Barito saat ini debit air sudah mengalami penurunan cukup signifikan. 

--page

"Memang kalau untuk wilayah hulu dari hasil monitoring kami sudah surut, kondisi ini lah yang mengakibatkan beberapa desa yang berada di wilayah hilir Sungai Barito masih terendam akibat banjir kiriman yang beberapa hari lalu untuk wilayah hulu debit air sempat mengalami kenaikan," ungkapnya.

Namun untuk wilayah Sungai Laung dijelaskannya kondisi banjir hanya berlangsung 1 sampai 3 hari saja. Pasalnya siklus debit air Sungai Laung selalu pasang surut terlebih apabila kondisi Sungai Barito sudah mengalami penurunan tidak menutup kemungkinan banjir yang melanda beberapa desa di Sungai Laung akan cepat surut. (Magang2/B-6)