BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah yang masuk sebagai wilayah yang berpotensi siaga banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Syahruni menyampaikan berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, Sabtu 6 November 2021 diketahui jika Kobar masuk wilayah yang perlu mewaspadai potensi terjadinya banjir.
"Kobar beserta beberapa wilayah lain di Kalteng, termasuk daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi, berdasarkan DIBI (Data Informasi Bencana Indonesia)," kata Syahruni kepada Borneonews.
Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan IBF serta BNPB dengan InaRisk, Kobar masuk status siaga banjir di Kalteng bersamaan dengan Katingan, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kota Palangka Raya dan Kotawaringin Timur.
Beberapa arahan dari Direktorat Peringatan Dini dan Kedeputian Bidang Pencegahan, BNPB, bagi Pemerintah Daerah untuk dapat diambil langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan memantau kondisi terkini, lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan).
"Melakukan koordinasi dengan stakeholder dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya, serta menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan," tuturnya.
--page
Kemudian diminta agar menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatann, serta membantu evakuasi kelompok rentan.
Bagi masyarakat untuk dapat diambil langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dengan, menyiagakan tim siaga bencana dengan memantau kondisi terkini lapangan, koordinasi dengan aparatur desa menyiapkan evakuasi.
Menyelamatkan barang penting ke tempat aman, membatasi aktivitas di luar rumah. Jika berada diluar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air, gorong - gorong, menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dan lain - lain).
"Melakukan evakuasi kelompok rentan dan tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun)," pungkasnya. (DANANG/B-6)









