BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang merendam Jalan trans Kalimantan poros tengah di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau memaksa para pengendara roda dua mengeluarkan Rp 50 ribu untuk jasa perahu penyeberangan yang disiapkan warga.
"Mau bagaimana lagi pak, ini jalan satu-satunya. Kalau kita tidak gunakan jasa perahu untuk menyeberang, motor kita yang rusak, lebih baik kita keluarkan uang Rp 50 ribu," ucap Rudi, salah satu pengendara yang menggunakan jasa perahu warga, Sabtu 6 November 2021.
Pengendara roda 2 harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk tetap bisa melintas menggunakan perahu.
Namun pada malam hari, ongkos jasa perahu penyeberangan bagi roda dua tidak Rp 50 ribu lagi, tapi menjadi 70 hingga 80 ribu.
"Kalau siang ongkosnya Rp 50 ribu, namun kalau malam hari beda lagi pak, bisa Rp 70 sampai Rp 80 ribu. Kalau saya hanya sampai jam 8 malam saja pak," tutur Benhard Gidi, salah satu pemilik jasa perahu.
--page
Jalan ini merupakan akses tunggal yang selalu digunakan untuk jalur perekonomian menuju 7 kabupaten di Kalimantan Tengah diantaranya Kabupaten Gunung Mas, Pulang Pisau dan Barito Selatan. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)









