BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengamat Pendidikan, Slamet Winaryo menilai untuk menjaga dan mensukseskan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) diperlukan peran serta bersama semua kalangan.
Sinergi dan koordinasi menjadi penting karena potensi penularan Covid-19 tidak hanya terjadi di dalam sekolah. Melainkan juga diluar sekolah. Terutama ketika siswa akan berangkat atau ketika pulang sekolah.
“Suksesnya pelaksanaan PTM terbatas ini menjadi tanggung jawab bersama. Terutama dalam mencegah penularan diluar sekolah,” tuturnya baru baru ini.
Menurutnya mobilitas siswa juga perlu perhatian, dimana tidak semua siswa itu diantar jemput oleh orang tuanya ketika sekolah, tetapi juga ada sebagian yang menggunakan moda transportasi umum.
“Jadi disini semua pihak saling mengingatkan,” katanya. Dia menilai untuk dapat menjalankan PTM terbatas dengan baik juga diperlukan evaluasi berjenjang.
--page
Tujuannya melalui evaluasi tersebut dapat diketahui bagaimana jalanya pembelajaran saat PTM terbatas ini berlangsung, bagaimana tingkat kepuasan anak dan orang tua, termasuk risiko-risiko lain yang ditimbulkannya. (HERMAWAN DP/B-6)









