BORNEONEWS, Palangka Raya - Adanya kerusakan jalan yang terjadi arah Palangka Raya menuju Kuala Kurun, maka Pemprov Kalteng melalui instansi terkait diminta cepat tanggap mengatasi persoalan tersebut.
Diketahui jalan yang rusak tersebut ditanam pohon oleh warga sekitar yang merasa kecewa terhadap lambannya penanganan atau perbaikan jalan itu oleh pemerintah dan mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Kalteng.
"Warga sekitar merasa kecewa, jadi ditanamlah pohon dijalan yang rusak itu. Melihat hal ini tentu kita sangat prihatin harusnya pemprov segera melakukan penanganan," kata Sekretaris Komisi III DPRD kalteng, Kuwu Senilawati, Senin, 8 November 2021.
Sebelumnya yang ia ketahui tentang proyek multiyears yang diajukan ada senilai Rp 2,1 triliun, namun belum diketahui apakah ruas jalan Palangka Raya - Kuala Kurun, termasuk di dalam perencanaan.
Dia menengaskan perencanaan proyek multiyears RP 2,1 triliun ini sudah diajukan oleh Pemprov Kalteng terkait usulan multiyears hingga 2024.
--page
"Kami belum mengetahui persis apakah itu sudah temasuk ruas jalan Palangka Raya - Kuala Kurun atau tidak," jelasnya.
Selain itu berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan dari masyarakat sekitar hingga kini jalan tersebut masih dilalui kendaraan besar milik perusahaan swasta dan hal itu berpotensi akan memperparah kerusakan jalan.
"Jika memang benar demikian, perlu ada pembicaraan antara pemprov dengan perusahaan yang menggunakan jalan ini dan pemerintah juga perlu melakukan kajian terkait rusaknya ruas jalan Palangka Raya - Kuala Kurun itu," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









